MEDAN, Instrumentasi.com — Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Sumatera Utara terus melakukan penguatan organisasi. Organisasi tersebut menyiapkan sejumlah program yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota.
Salah satu agenda utama Forwaka Sumut adalah rencana pembentukan Koperasi, Lembaga Bantuan Hukum (LBH), dan Serikat Tolong Menolong (STM). Ketiga wadah itu nantinya diperuntukkan bagi seluruh anggota FORWAKA Sumatera Utara.
Agenda tersebut disampaikan Ketua FORWAKA Sumatera Utara, Irfandi. Ia menyampaikannya dalam pertemuan bersama anggota di Mie Ayam Mas Panjang, Jalan Perhubungan Udara, Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Kamis (9/9/2026).
Dalam penyampaiannya, Irfandi menegaskan pembentukan ketiga wadah tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan, memberikan perlindungan hukum serta memperkuat rasa kekeluargaan di antara anggota FORWAKA.
Baca Juga:Kapolresta Deli Serdang Tinjau Kualanamu Pasca Erupsi Anak Krakatau
Komisi IV DPRD Medan Rekomendasikan Bongkar Bangunan Milik Anggota DPRD Sumut Pintor Sitorus
Lebih lanjut, Irfandi menjelaskan keberadaan koperasi diharapkan menjadi wadah bagi anggota untuk mengembangkan kegiatan ekonomi secara bersama-sama. Nantinya, koperasi akan diarahkan untuk dikelola secara profesional, transparan dan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
Sementara itu, pembentukan LBH diharapkan dapat memberikan ruang bagi anggota. Melalui LBH, anggota dapat memperoleh konsultasi serta pendampingan hukum ketika menghadapi persoalan hukum dalam menjalankan aktivitas jurnalistik maupun persoalan lainnya.
Di sisi lain, pembentukan Serikat Tolong Menolong (STM) digagas pengurus Forwaka Sumut Hapri Saldi. STM akan menjadi wadah sosial yang memperkuat kepedulian dan solidaritas antaranggota. Hal ini terutama ketika ada anggota atau keluarga anggota yang mengalami musibah maupun kedukaan.
Baca Juga:KSP Kunjungi Kantor Imigrasi Sumut, Soroti TPPO dan Overcapacity Lapas
Wali Kota dan Kapolres Resmikan Revitalisasi Jembatan Merah Putih Tebing Tinggi
Di tempat yang sama, Penasehat Forwaka Sumut Zainul Arifin Siregar mengatakan ketiga program tersebut harus dibangun dengan semangat kebersamaan. Ia juga menegaskan program itu tidak boleh menjadi kepentingan individu.
“Koperasi, LBH dan STM ini kita gagas untuk kepentingan seluruh anggota FORWAKA Sumatera Utara. Kita ingin organisasi ini tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan menjalankan kegiatan jurnalistik, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota dan keluarganya,” ujarnya.
Selain itu, Ketua Forum Pemred Sumut yang juga pengurus Forwaka Sumut Lilik Riadi Dalimunthe menambahkan pembentukan ketiga wadah harus dilakukan melalui proses yang jelas. Proses itu meliputi penyusunan struktur kepengurusan, aturan internal, mekanisme pengelolaan serta legalitas masing-masing sesuai ketentuan.
“Kita harus membangun semuanya secara terbuka dan profesional. Pengelolaan keuangan maupun program harus transparan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Yang paling penting, seluruh anggota harus merasa memiliki dan ikut mengawasi jalannya program ini,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota FORWAKA Sumatera Utara untuk memberikan masukan. Menurutnya, anggota juga harus berpartisipasi aktif dalam proses pembentukan Koperasi, LBH dan STM.
Menurutnya, kekuatan sebuah organisasi bukan hanya terletak pada kepengurusan. Kekuatan juga terletak pada kekompakan dan kepedulian seluruh anggotanya.
“Kita ingin membangun FORWAKA yang semakin solid, mandiri dan memiliki kepedulian terhadap anggota. Kalau kita bersatu dan saling mendukung, insyaallah Koperasi, LBH dan STM ini bisa berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang,” ungkapnya.
Pertemuan itu dihadiri Penasehat Forwaka Sumut Said Assegaf, Wakil Ketua Amsal Chaniago, Rizaldi Gultom SH, Hara Oloan, dan Bendahara Awaludin Lubis. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah awal FORWAKA Sumatera Utara dalam menyusun agenda dan konsep pembentukan ketiga wadah tersebut.
Di akhir kegiatan, Sekretaris Forwaka Sumut T Andry Pratama SPd menerangkan seluruh proses pembentukan diharapkan dapat dilakukan secara terencana. Proses itu juga harus melibatkan anggota sehingga keberadaan Koperasi, LBH dan STM benar-benar menjadi bagian dari program organisasi yang memberikan manfaat bagi seluruh keluarga besar Forwaka Sumut.
Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Forwaka Medan Irwansyah Ginting dan Ketua Forwaka Belawan Budi Yanto SH. (*/ron)












