Humbahas, Instrumentasi.com – Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dr. Oloan Paniaran Nababan menghantam batas birokrasi, pada hari Minggu (14/6/2026) pukul 17.00 WIB
Ia menceburkan diri dengan penuh semangat langsung ke lumpur sawah Desa Janji Nagodang, Kecamatan Onan Ganjang Kabupaten Humbahas, tanpa menunggu panggung resmi.
Dengan tegas, Ia menggandeng pimpinan perangkat daerah yang berkompeten dan berdedikasi tinggi. Bersama-sama mereka secara langsung dan simbolis menyerahkan bantuan pompa air, senjata baru petani melawan kemarau.
Lebih keras lagi, Bupati menampar keraguan. Ia menyatakan bantuan pompa air membuktikan pemerintah tidak tinggal diam, melainkan menerobos dan menjawab jeritan petani yang selama ini tercekik keterbatasan pasokan air.
Ia pun menegaskan, sektor pertanian yang sangat vital bukan pelengkap, melainkan denyut utama perekonomian Humbahas. Karena itu, Pemerintah Daerah akan terus turun ke lapangan dan menggulirkan program-program yang menghajar kemiskinan lewat hasil panen.
Tak hanya berhenti di janji, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Tukka Siahaan membuktikan kerja nyata. Jajarannya menyiapkan total 9 unit pompa air untuk menghantam lahan kering dan menghidupkan kembali tanah pertanian.

Aksi ini lahir dari gebrakan kolaborasi Pemkab Humbahas dengan Kementerian Pertanian RI. Sinergi itu memecah kebuntuan dan menurunkan bantuan langsung ke akar rumput.
Akibat gebrakan tersebut, 9 kelompok tani di 7 kecamatan menerima bantuan itu yang mereka butuhkan untuk mengairi sawah dan meningkatkan hasil panen.
Daftar penerima menghantam seluruh Humbahas: KT Sinar Tani di Onan Ganjang, KT Kobun dan Cinta Maju di Pakkat, KT Satahi, Marlaba Tani, dan Roma Tani di Parlilitan, KT Sarihon di Tarabintang, KT Kita Bersama di Pollung, serta KT Makmur di Sijamapolang.
Bupati tidak main-main. Ia langsung menguji pompa air di hadapan KT Sinar Tani. Begitu mesin meraung, air meledak menyembur deras dan menghantam tanah tandus.
Spontan sorak gembira dan tepuk tangan meriah membahana menggelegar penuh di tengah sawah yang luas. Dentuman mesin pompa memecah keheningan dan membangunkan harapan.
Momen itu menandai lahirnya harapan baru yang nyata, terukur, signifikan di lapangan bagi petani untuk menggempur target peningkatan hasil pertanian dan menaklukkan ketahanan pangan Humbahas.(red)












