Medan, Instrumentasi.com – Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Pelajar Al Washliyah (PW IPA) Sumatera Utara, Ahmad Irham Tajhi, menilai upaya pemberantasan narkoba di Sumatera Utara masih belum maksimal.
Hal tersebut terlihat dari masih maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang ditemukan di berbagai wilayah, khususnya di Kota Medan.
Menurut Ahmad Irham, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai efektivitas langkah-langkah yang telah dilakukan aparat penegak hukum dalam menekan peredaran narkoba.
“Kami menilai pemberantasan narkoba di Sumatera Utara masih belum menunjukkan hasil yang signifikan. Peredaran narkoba masih terus terjadi dan bahkan menjadi keluhan masyarakat di berbagai daerah. Ini harus menjadi perhatian serius bagi Polda Sumut dan Polrestabes Medan,” tegas Ahmad Irham Tajhi Ketua PW IPA Sumut dalam keterangan pers, Selasa, (02/06/2026)
Ia mengatakan bahwa masyarakat menginginkan langkah yang lebih nyata dan terukur dalam memerangi narkoba, bukan hanya penangkapan yang bersifat sesaat tanpa mampu memutus jaringan peredarannya.
“Jika narkoba masih mudah ditemukan dan terus memakan korban dari kalangan generasi muda, maka perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap strategi pemberantasannya. Aparat harus lebih tegas dan lebih serius dalam membongkar jaringan hingga ke tingkat bandar,” ujarnya.
Ahmad Irham menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman nyata bagi masa depan bangsa. Oleh karena itu, negara tidak boleh kalah terhadap para pelaku yang merusak generasi muda demi keuntungan pribadi.
PW IPA Sumut mendesak Polda Sumut dan Polrestabes Medan untuk meningkatkan pengawasan, memperkuat penindakan, serta memastikan tidak ada ruang bagi jaringan narkoba untuk berkembang di Sumatera Utara.
“Kami menyampaikan kritik ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda. Sudah saatnya pemberantasan narkoba dilakukan secara lebih serius, lebih tegas, dan lebih menyentuh akar permasalahan yang sebenarnya,” tutup Ahmad Irham Tajhi.
(*)












