Medan, Instrumentasi.com — Polsek Sunggal Polrestabes Medan terus memperkuat upaya pencegahan kenakalan remaja dan aksi geng motor di kalangan pelajar melalui program Police Go To School. Kegiatan tersebut dilaksanakan Kanit Binmas Polsek Sunggal Iptu Junaidi Afriadi Karosekali, S.H. bersama Panit Binmas dan personel Bhabinkamtibmas, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB tersebut menyasar sejumlah sekolah di wilayah hukum Polsek Sunggal. Dalam kunjungan itu, jajaran kepolisian memberikan arahan, sosialisasi serta edukasi kepada pihak sekolah terkait pentingnya mencegah keterlibatan pelajar dalam aktivitas geng motor.
Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah melalui pemasangan stiker imbauan bertuliskan “JAUHI GENG MOTOR” di lingkungan sekolah. Stiker tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi para siswa agar tidak mudah terpengaruh maupun terlibat dalam kelompok yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, sekolah dan masyarakat.
Kegiatan diawali dengan arahan Kanit Binmas Iptu Junaidi Afriadi Karosekali, S.H. kepada Panit Binmas Aiptu Sri Rahayu Lubis, Aiptu Muliyadi Suraukur, Aipda Ferdinan Ricardo Siahaan serta Penda Tk. I Elfrida Hutapea, S.Sos.
Selanjutnya, rombongan mengunjungi Sekolah Sultan Iskandar Muda di Jalan TB Simatupang, Kelurahan Sunggal. Kedatangan personel Polsek Sunggal diterima perwakilan sekolah, Masana Sembiring, bersama pihak sekuriti. Pada kesempatan tersebut disampaikan imbauan terkait bahaya geng motor sekaligus pemasangan stiker “Jauhi Geng Motor”.
Kegiatan kemudian dilanjutkan ke SMA Negeri 15 di Jalan Asoka, Kelurahan Asam Kumbang. Rombongan diterima Sagianto, guru bagian kurikulum. Pihak sekolah menyatakan dukungan terhadap program tersebut dan akan meneruskan pesan serta edukasi kepada para siswa.
Berikutnya, sekitar pukul 12.00 WIB, jajaran Polsek Sunggal menyambangi SMA Katamso dan SMK Katamso di Jalan TB Simatupang, Kelurahan Sunggal. Kedatangan petugas diterima perwakilan sekolah, Junjung dan Swanto Ginting. Selain memberikan sosialisasi, personel juga melakukan pemasangan stiker imbauan “Jauhi Geng Motor” di sejumlah titik lingkungan sekolah.
Kegiatan berlanjut ke SMP Negeri 1 Sunggal Deli Serdang di Jalan Sei Semayang. Rombongan diterima perwakilan sekolah, Rukiwati. Di sekolah tersebut, Kanit Binmas kembali menyampaikan pentingnya menjauhkan para pelajar dari pengaruh geng motor serta mengajak pihak sekolah bersama-sama melakukan pencegahan sejak dini.
Selanjutnya, sekitar pukul 13.00 WIB, rombongan tiba di SMA Negeri 1 Deli Serdang di Jalan Sei Mencirim, Desa Medan Krio. Kedatangan petugas diterima Kepala Sekolah, Jumpa Sembiring. Dalam pertemuan tersebut, Kanit Binmas menyampaikan pesan kamtibmas dan melakukan pemasangan stiker imbauan “Jauhi Geng Motor” sebagai bagian dari kampanye pencegahan kenakalan remaja.
Kanit Binmas Polsek Sunggal Iptu Junaidi Afriadi Karosekali, S.H. menekankan bahwa pencegahan geng motor tidak dapat dilakukan oleh kepolisian seorang diri. Diperlukan sinergitas antara Polri, pihak sekolah, orang tua dan seluruh elemen masyarakat untuk memberikan pengawasan serta pembinaan kepada generasi muda.
“Sekolah merupakan lingkungan penting dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anak. Karena itu, kami mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk bersama-sama memberikan edukasi dan pengawasan agar para pelajar tidak terjerumus dalam aksi geng motor maupun kegiatan negatif lainnya,” ujar Iptu Junaidi.
Ia juga mengajak para pelajar untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif, fokus belajar, menjaga pergaulan serta tidak mudah terprovokasi oleh ajakan kelompok yang dapat membawa mereka pada tindakan melanggar hukum.
Melalui program Police Go To School, Polsek Sunggal berharap tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan kondusif serta semakin kuatnya sinergitas antara kepolisian, sekolah dan orang tua dalam melindungi generasi muda dari ancaman geng motor dan kenakalan remaja.
“Jauhi Geng Motor, Jaga Masa Depan. Bersama Polri, Sekolah dan Orang Tua, Kita Lindungi Generasi Muda”.(*)












