Hardiknas 2026, Bupati Taput:  Pendidikan Karakter Jadi Prioritas Hadapi Era AI

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan menggelar upacara di Lapangan Mini Siborongborong, Senin (4/5/2026).
Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Huta barat memimpin upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar di Lapangan Mini Siborongborong, Senin 4 Mei 2026 (Foto: Bangkit Nababan/Instrumentasi.com).

Taput, Instrumentasi.com — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan menggelar upacara di Lapangan Mini Siborongborong, Senin (4/5/2026).

Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat bertindak sebagai inspektur upacara dan menegaskan pendidikan karakter sebagai prioritas utama dalam menghadapi perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Mengusung tema “Penguatan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

Dalam amanatnya, Bupati memberikan apresiasi kepada 44 siswa berprestasi dengan menyerahkan reward tunai secara simbolis sebesar Rp5 juta.

Para siswa tersebut berhasil menembus sejumlah sekolah unggulan dan perguruan tinggi luar negeri, di antaranya Yayasan TB Soposurung, SMA Unggul Del, SMA Taruna Nusantara, serta universitas di Texas, Amerika Serikat, dan Rusia.

“Ini merupakan investasi jangka panjang pemerintah. Prestasi ini membuktikan anak-anak Tapanuli Utara mampu bersaing di level tinggi. Namun, intelektual saja tidak cukup menghadapi kecerdasan buatan, sehingga pendidikan karakter menjadi fondasi utama yang harus diperkuat,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti capaian salah satu siswa, Natanael Marpaung, yang meraih pin emas di SMA Taruna Nusantara sebagai bukti kualitas generasi muda daerah.

Selain itu, Bupati mengeluarkan instruksi tegas agar seluruh sekolah di Tapanuli Utara menjadi kawasan bebas asap rokok. Guru dilarang merokok di dalam lingkungan sekolah dan seluruh asbak diminta untuk ditiadakan.

Untuk penguatan karakter siswa, seluruh jenjang SMP diwajibkan mengaktifkan kembali kegiatan Pramuka. Bupati juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi dan mengarahkan masa depan anak.

“Pendidikan karakter dimulai dari keluarga. Guru dan orang tua harus bersinergi. Ke depan, tantangan kita adalah memastikan anak-anak dari keluarga petani mendapatkan akses pendidikan yang semakin berkualitas,” ujarnya.

Upacara Hardiknas 2026 turut dimeriahkan dengan Festival Bahasa Ibu dan permainan tradisional sebagai upaya pelestarian budaya lokal di tengah arus modernisasi.

Turut hadir Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan, Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ribuan insan pendidikan se-Kabupaten Tapanuli Utara. (Bangkit Nababan SH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *