Kapolri Resmikan Pembangunan Mapolda DIY di Godean, Target Rampung Akhir 2026

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Kapolda DIY Anggoro Sukartono saat peletakan batu pertama pembangunan Mapolda DIY tipe A di Kalurahan Sidomulyo, Godean, Sleman.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Kapolda DIY Anggoro Sukartono saat peletakan batu pertama pembangunan Mapolda DIY tipe A di Kalurahan Sidomulyo, Godean, Sleman, Minggu 3 Mei 2026 (Foto: Rio/Instrumentasi.com)

Sleman, Instrumentasi.com — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung peletakan batu pertama pembangunan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tipe A di Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Minggu (3/5/2026).

Pemerintah menargetkan proyek strategis ini rampung pada akhir 2026. Melalui target itu, pemerintah ingin Mapolda DIY menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih dekat, modern, dan terintegrasi bagi masyarakat.

Adapun, proyek ini berdiri di atas lahan Sultan Ground seluas 7,5 hektare. Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat menghibahkan lahan tersebut. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X turut hadir bersama GKR Condrokirono, Kapolda DIY Anggoro Sukartono, serta jajaran Forkopimda DIY.

Prosesi groundbreaking berlangsung khidmat. Panitia mengawali acara dengan doa bersama, lalu memotong tumpeng sebagai simbol keselamatan dan kelancaran pembangunan. Ratusan warga menyaksikan dengan antusias momen dimulainya pusat komando kepolisian baru di Sleman bagian barat.

Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan pembangunan Mapolda DIY menunjukkan komitmen negara dalam menyediakan layanan kepolisian yang profesional, modern, dan terpercaya.

“Pembangunan ini bukan sekadar simbol institusi negara, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dalam memberikan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Lebih jauh, Pemerintah Kabupaten Sleman telah menyiapkan strategi tata ruang dan infrastruktur pendukung. Langkah tersebut memastikan kawasan Godean siap bertransformasi menjadi pusat baru pelayanan publik. Pemerintah daerah pun mengajak masyarakat ikut mendukung kelancaran pembangunan.

Di sisi lain, Kapolda DIY Anggoro Sukartono menjelaskan alasan pembangunan Mapolda tipe A. Menurutnya, fasilitas lama sudah tidak memadai dan mengalami kelebihan kapasitas sehingga membutuhkan pengganti yang lebih representatif.

“Dengan standar tipe A, Mapolda DIY akan memiliki kapasitas dan fasilitas yang lebih representatif serta setara dengan standar pelayanan modern,” jelasnya.

Terkait pembiayaan, APBN mengalokasikan Rp120 miliar untuk infrastruktur utama. Sebagai tambahan, Pemerintah Daerah DIY menghibahkan fasilitas pendukung seperti pendopo dan ruang serbaguna.

Dari segi desain, perancang memadukan arsitektur modern dengan nilai-nilai kearifan lokal Yogyakarta. Kontraktor akan mengerjakan proyek secara bertahap dan menuntaskan konstruksi fisik pada akhir 2026.

Tak hanya itu, pembangunan ini juga memberi dampak berganda. Selain meningkatkan pelayanan kepolisian, proyek ini mendorong pertumbuhan ekonomi warga sekitar dengan membuka lapangan kerja dan menumbuhkan peluang usaha baru.

Pada akhirnya, kehadiran Mapolda DIY akan memperkuat sistem keamanan dan ketertiban masyarakat. Warga, khususnya di Sleman bagian barat, pun dapat mengakses layanan kepolisian dengan lebih mudah. (Rio Ardian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *