Humbahas, Instrumentasi.com -– Sebanyak 28 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Satu Panggugunan, Desa Panggugunan, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), belum menerima bantuan Jaminan Hidup (Jadup), hingga Sabtu (25/7/2026).
Padahal, warga di zona merah bencana Dolok Pinapan tersebut telah menanti kepastian sejak musibah banjir bandang dan tanah longsor menerjang wilayah setempat pada November 2025 lalu.
Kondisi tersebut berdampak fatal terhadap perekonomian dan keberlangsungan hidup warga. Selain kehilangan tempat tinggal dan lahan pertanian, sebanyak 15 anak dari 28 KK terdampak dilaporkan terpaksa putus sekolah akibat keterbatasan biaya dan perlengkapan sekolah yang hanyut terbawa banjir.
Salah seorang korban terdampak, Mentro Sihotang (46), mengungkapkan bahwa selama delapan bulan terakhir warga hanya menggantungkan hidup dari ulur tangan tetangga tanpa adanya kejelasan dari pemerintah daerah.
“Delapan bulan kami hidup mengandalkan belas kasihan tetangga. Dapur kosong, anak-anak putus sekolah. Sudah lapor berkali-kali, jawabannya hanya ‘tunggu’,” ujar Mentro, Sabtu (25/7/2026).
Senada dengan Maentro, Gortap Sihombing (50) menilai hal ini sebagai bentuk kelalaian nyata Pemkab Humbahas. Menurutnya, seluruh data warga terdampak telah diverifikasi oleh BPBD serta diperkuat melalui Surat Keterangan dari Kepala Desa.
“Kami 28 KK sudah terdata BPBD dan punya Surat Keterangan dari Kepala Desa. Dusun lain sudah selesai menerima. Kenapa kami dibiarkan sampai delapan bulan. Jika dalam 3×24 jam ke depan tidak ada kejelasan, kami akan menggelar aksi ke Kantor Bupati,” tegas Gortap.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Humbahas, Martua Rambe dikonfirmasi
melalui pesan WhatsApp pada Jumat (24/7/2026) pukul 14.30 WIB, disusul panggilan telepon pada Sabtu (25/7/2026) pukul 10.15 WIB.
Martua Rambe memberikan jawaban singkat, “Lagi proses SK pengusulan Lae.”
Dikonfirmasi lebih lanjut mengenai alasan lambatnya pengusulan SK bagi warga Dusun Satu Panggugunan yang berada di zona merah tersebut, Martua Rambe tidak memberikan tanggapan. (**)












