Kejati Sumut Seleksi 20 Jaksa Berebut Jabatan Eselon IIIB

Kajati Sumut Muhibuddin membuka seleksi 20 pejabat eselon IV yang berebut jabatan Koordinator dan Kabag TU eselon IIIB di Aula Cipta Kerta Kejati Sumut, Kamis (1/9).
Kajati Sumut Muhibuddin membuka seleksi 20 pejabat eselon IV yang berebut jabatan Koordinator dan Kabag TU eselon IIIB di Aula Cipta Kerta Kejati Sumut, Kamis 1 September 2026 (Foto: Jogi/instrumentasi.com).

MEDAN, Instrumentasi.com — Untuk menjaring dan mencari calon pimpinan yang akan menduduki jabatan eselon III.B (Koordinator dan Kabag Tata Usaha), Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menggelar seleksi kompetensi secara terbuka dan transparan.

Kegiatan seleksi tersebut diikuti sebanyak 20 orang personel yang terdiri dari pejabat eselon IV, yakni Kepala Seksi, Kasubbag, Pemeriksa, maupun Kasubbid di lingkungan Kejati Sumut hingga jajaran Kejaksaan Negeri di wilayah Sumatera Utara.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Cipta Kerta lantai III Kejati Sumatera Utara pada Kamis (1/9) tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H., dan berlangsung sejak pagi hingga malam hari.

Hadir sebagai tim penguji eksternal, yakni Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, S.H., M.Li., dan Prof. Dr. Alvi Syahrin, S.H., M.S., yang merupakan guru besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.

Sementara itu, selaku tim penguji dari internal Kejati Sumatera Utara, hadir langsung Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut Eko Adhyaksono, S.H., M.H., yang ikut memberikan penilaian objektif.

Terdapat 20 orang pegawai yang saat ini menduduki jabatan eselon IV yang terdiri dari para Kepala Seksi, Kasubbag, Kasubbid hingga Pemeriksa dari internal Kejati Sumatera Utara maupun jajaran Kejaksaan Negeri di Sumatera Utara.

Selanjutnya, para peserta kemudian diberi waktu dan kesempatan untuk memaparkan dan mempresentasikan materi terkait proses penegakan hukum dari berbagai teori maupun sudut pandang di hadapan tim penguji.

Kemudian, peserta seleksi dituntut harus mampu menjelaskan secara detail dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis dan praktik di lapangan, termasuk satu orang pejabat eselon IV yang melakukan pemaparan melalui zoom online (virtual).

Saat menyampaikan sambutannya, Kajati menegaskan bahwa seleksi calon pimpinan tersebut digelar sebagai langkah dan upaya Kejaksaan Republik Indonesia guna mencari dan menjaring calon pemimpin masa depan yang berintegritas.

“Ini merupakan langkah awal, jika dinyatakan lulus maka selanjutnya berhak mengikuti seleksi atau ujian berikutnya yang akan digelar langsung oleh Kejaksaan Agung di Jakarta. Jadi teruslah berjuang menjadi yang terbaik, karena menjadi pimpinan di Kejaksaan tidak hanya dibutuhkan kecerdasan, tetapi harus juga memiliki kemampuan manajerial, berani, dan yang paling penting sebagai penegak hukum harus dapat mempertanggungjawabkan pekerjaanmu kepada sesama manusia dan terutama kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” tegas Kajati.

Usai kegiatan seleksi tersebut, Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait menyampaikan apresiasi khusus kepada pimpinan Kejati Sumatera Utara atas pelaksanaan ujian kompetensi yang berlangsung transparan dan akuntabel tersebut.

“Apresiasi khusus kepada pimpinan Kejati Sumatera Utara atas pelaksanaan ujian atau kompetensi ini. Ini merupakan bentuk transparansi kelembagaan, ini kesempatan untuk membuktikan kemampuan personel secara terbuka sehingga promosi jabatan memang betul dapat dipertanggungjawabkan. Kami berharap kerja sama antara Kejati Sumut dan akademisi dalam hal ini USU dapat terus berjalan dan berkesinambungan,” ujarnya.

Apresiasi yang sama juga disampaikan oleh Prof. Dr. Alvi Syahrin, S.H., M.S., yang menilai seleksi ini menjadi model promosi jabatan berbasis merit dan kompetensi di lingkungan Kejaksaan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *