MEDAN, Instrumentasi.com — Untuk penguatan struktur organisasi dan menyatukan langkah konkret menghadapi Pemilu 2029 mendatang, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura menggelar rapat konsolidasi bersama DPD Partai Hanura Sumut, Sabtu (3/10/2026) di Le Polonia Hotel Medan.
Dalam rapat konsolidasi tersebut hadir Ketua Dewan Penasehat DPP Partai Hanura Marwan Paris bersama Wakil Ketua Umum Bidang OKK Akhmad Muqowam dan Dewan Pembina DPP Partai Hanura Herry Lontung Siregar.
Hadir juga Ketua DPD Partai Hanura Sumatera Utara El Adrian Shah, SE., M.IP., Wakil Ketua Bidang Perencanaan Kebijakan Strategis Syaiful Amri Sambas, S.Sos., M.IP., Wakil Sekretaris Bidang OKK M. Hamzah Sinaga, S.Sos., M.IP., Ketua Srikandi Hanura, Ketua Biro Perekonomian SDA I, Agraria Dan Lingkungan Hidup Agunanta Sitepu, Dr. Hepu Krisman Laia, SH., MH., CLA., dan Ketua Lasmura Sumut, serta Anggota DPRD Partai Hanura Lambok Andreas Simamora.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Umum Bidang OKK DPP Hanura Akhmad Muqowam mengatakan konsolidasi menjadi bagian dari agenda nasional untuk memperkuat koordinasi dan memastikan struktur partai berjalan hingga tingkat kecamatan.
“Penataan organisasi harus kita tuntaskan. PAC harus benar-benar aktif dan memiliki kegiatan. Jangan sampai struktur hanya ada secara administratif, tetapi tidak bergerak,” ujar Akhmad.
Menurutnya, penyelesaian penataan PAC merupakan salah satu fokus Task Force DPP Hanura. Perapian struktur di seluruh wilayah, termasuk Sumatera Utara, ditargetkan rampung pada pertengahan Oktober 2026.
Akhmad juga meminta jajaran pengurus di Sumatera Utara menjaga komunikasi dan koordinasi antarstruktur. Karena itu, konsolidasi harus diikuti pembagian tugas yang jelas sehingga setiap tingkatan kepengurusan dapat bekerja sesuai fungsi masing-masing.
Ia menambahkan, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan di tingkat provinsi, tetapi juga oleh aktivitas kader dan struktur di tingkat kabupaten/kota hingga kecamatan. Oleh sebab itu, seluruh jajaran diminta memperkuat organisasi dari bawah.
Sementara itu, Ketua DPD Hanura Sumut El Adrian Shah mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap kinerja pengurus daerah setelah konsolidasi organisasi selesai dilaksanakan.
Evaluasi tersebut, lanjut El Adrian, dapat berujung pada reshuffle apabila terdapat pengurus yang dinilai tidak menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi dengan baik.
“Kita akan evaluasi. Pengurus yang aktif dan bekerja tentu dipertahankan. Kalau tidak bergerak, tentu akan kita evaluasi,” tegasnya.
El Adrian juga menekankan, penguatan struktur hingga tingkat PAC menjadi prioritas untuk membangun mesin partai menghadapi Pemilu 2029 secara maksimal.
Ia meminta seluruh pengurus DPC memperkuat koordinasi dengan PAC dan meningkatkan komunikasi dengan kader serta masyarakat di akar rumput.
“Kita tidak boleh hanya bergerak menjelang pemilu. Mesin partai harus dibangun dari sekarang,” ujarnya.
Menurut El Adrian, konsolidasi juga menjadi momentum untuk menyatukan persepsi seluruh kader agar program dan kebijakan organisasi dapat dijalankan secara berjenjang dan berkelanjutan.
Setiap pengurus diharapkan memiliki komitmen untuk menjalankan tugas dan memperkuat keberadaan Hanura di tengah masyarakat Sumatera Utara.
Ia berharap hasil rapat konsolidasi tidak berhenti pada pembahasan internal, tetapi dilanjutkan dengan langkah konkret di masing-masing daerah. Dengan demikian, pengurus DPD, DPC, dan PAC diminta segera menindaklanjuti hasil pertemuan sesuai tugas dan wilayah kerja masing-masing.
Rapat konsolidasi tersebut diharapkan menghasilkan langkah konkret dalam memperkuat organisasi Hanura Sumut sekaligus memastikan seluruh struktur partai siap menjalankan agenda politik menuju Pemilu 2029.(*)












