Polisi Jadi Pembina Upacara, Tanamkan Disiplin dan Cegah Kenakalan Remaja di Yaspend Mulia

Kanit Samapta Polsek Sunggal Iptu Nizar Nasution didampingi Bhabinkamtibmas Aipda Eka menjadi pembina upacara bendera di Yaspend Mulia, Jalan Kenanga Sari No.33, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Senin (3/8/2026) pagi.
Kanit Samapta Polsek Sunggal Iptu Nizar Nasution menjadi pembina upacara bendera di Yaspend Mulia, Jalan Kenanga Sari No.33, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Senin 3 Agustus 2026 pagi hari (Foto: Jogi/instrumentasi.com)

MEDAN, Instrumentasi.com — Kanit Samapta Polsek Sunggal Iptu Nizar Nasution didampingi Bhabinkamtibmas Aipda Eka menjadi pembina upacara bendera di Yaspend Mulia, Jalan Kenanga Sari No.33, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Senin (3/8/2026) pagi.

Upacara tersebut diikuti kepala sekolah, para guru, staf, serta seluruh siswa dan siswi Yaspend Mulia. Selain itu, kegiatan berlangsung khidmat dan sekaligus menjadi momentum Polri untuk memberikan pembinaan serta edukasi kepada para pelajar.

Dalam amanatnya, Iptu Nizar Nasution mengajak seluruh siswa menaati tata tertib dan peraturan sekolah. Menurutnya, kedisiplinan dan tanggung jawab merupakan bekal utama dalam membentuk karakter.

Baca Juga: PERMADA Dukung Tegas Ricky Anthony Kritik Walkout Bobby Nasution

Selanjutnya, ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak membawa kendaraan ke sekolah apabila belum memenuhi persyaratan sesuai ketentuan. Tak hanya itu, ia menegaskan siswa dilarang menggunakan knalpot brong karena dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

Kemudian, Kanit Samapta menekankan agar para siswa menjauhi segala bentuk kenakalan remaja. Ia mengimbau pelajar tidak terlibat tawuran yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Di samping itu, ia juga mengajak siswa menjauhi narkoba.

Lebih lanjut, Iptu Nizar memberikan pemahaman mengenai pentingnya mencegah perundungan, kekerasan seksual, dan bullying di lingkungan sekolah. Untuk itu, para siswa diminta saling menghormati dan menjaga batasan dalam pergaulan.

Sementara itu, di era digital saat ini ia mengimbau para siswa agar bijak dalam menggunakan media sosial. Dengan demikian, pelajar dapat memanfaatkan media sosial untuk hal-hal positif, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta menghindari penyebaran konten yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Baca juga: KORMI Medan Dorong Drum Corps Jadi Ekskul Andalan Sekolah

Melalui pembinaan ini, diharapkan para pelajar memiliki kesadaran lebih tinggi untuk mematuhi aturan, menjaga etika pergaulan, serta menjadi generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah.

Menanggapi hal itu, Iptu Nizar Nasution mengatakan kehadiran Polri di sekolah merupakan bagian dari upaya pembinaan generasi muda agar terhindar dari kenakalan remaja.

“Melalui kegiatan pembina upacara ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap aturan kepada para pelajar. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh siswa untuk menjauhi tawuran, tidak menggunakan knalpot brong, bijak dalam bermedia sosial, serta bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Sebab, generasi muda adalah aset bangsa yang harus dijaga dan dibina agar menjadi pribadi berkarakter serta berprestasi menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Iptu Nizar Nasution.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *