Tebing Tinggi, Instrumentasi.com —Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih bersama Ketua TP PKK Kota Tebing Tinggi Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih menghadiri nonton bareng pemutaran film edukasi parodi “Kampung Durian Gak Jadi Runtuh” di Aula Lantai IV Balai Kota Tebing Tinggi, Kamis (11/6/2026).
TP PKK Kota Tebing Tinggi menginisiasi kegiatan tersebut sebagai sarana edukasi sekaligus hiburan. Melalui media film, TP PKK menyampaikan pesan-pesan sosial, ekonomi, dan ketahanan keluarga kepada masyarakat.
Selanjutnya, Wali Kota Iman Irdian Saragih selaku Pembina TP PKK Kota Tebing Tinggi menyampaikan apresiasi kepada TP PKK. Ia menilai TP PKK terus berkomitmen mendukung pembangunan keluarga dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program bermanfaat.
“Atas nama Pemerintah Kota Tebing Tinggi, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TP PKK yang terus berkomitmen mendukung pembangunan keluarga dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat di tengah masyarakat,” ujar Wali Kota.
Selain itu, Wali Kota menilai pemutaran film edukasi menjadi sarana penting untuk membangun keluarga harmonis, berkualitas, dan berketahanan. Melalui film tersebut, masyarakat memahami pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter, moral, serta masa depan generasi penerus bangsa.
Oleh karena itu, Wali Kota berharap kegiatan tersebut memperkuat sinergi antara pemerintah, TP PKK, dan masyarakat. Ia menargetkan sinergi itu mewujudkan warga yang sehat, cerdas, mandiri, dan sejahtera.
“Saya berharap melalui kegiatan nonton bareng ini seluruh peserta memperoleh wawasan, inspirasi, dan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menciptakan lingkungan keluarga yang baik dan mendukung terwujudnya masyarakat yang maju serta berdaya saing,” kata Wali Kota.
Lebih lanjut, Wali Kota menilai film “Kampung Durian Gak Jadi Runtuh” memiliki pesan edukatif yang relevan dengan kondisi sosial masyarakat. Film tersebut memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keharmonisan keluarga, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, serta meningkatkan kesadaran dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.
Untuk itu, Wali Kota mengusulkan penayangan film tersebut secara lebih luas. Ia menginginkan film itu menjadi bagian dari upaya edukasi publik, termasuk dalam berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
“Saya mendukung kegiatan ini karena mampu memberikan edukasi kepada masyarakat, baik dalam aspek sosial, ekonomi, maupun kehidupan beragama. Edukasi seperti ini perlu terus dilakukan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi atau isu negatif yang belum tentu benar,” ungkap Wali Kota.
Sebelum pemutaran film dimulai, Ketua TP PKK Kelurahan Durian Ny. Ulfia Sari Lubis membacakan sinopsis film. Sinopsis itu memuat nilai-nilai kebersamaan dan resolusi konflik sosial dalam kehidupan bertetangga.
Setelah pemutaran film selesai, Wali Kota bersama Ketua TP PKK Kota Tebing Tinggi menyerahkan piagam penghargaan secara simbolis kepada para pemain film. Penyerahan itu menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan kreativitas para penggiat seni lokal. Selain itu, mereka juga menerima cenderamata berupa kaos bertuliskan “Kampung Durian Gak Jadi Runtuh” sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam produksi film edukasi parodi tersebut.
Dengan demikian, Pemko Tebing Tinggi berharap sinergi antara pemerintah, TP PKK, dan seluruh elemen masyarakat semakin solid. Sinergi itu bertujuan mewujudkan warga Kota Tebing Tinggi yang sehat, cerdas, berdaya saing, dan sejahtera.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BNN Kota Tebing Tinggi AKBP Rohim Marthin Gultom, Camat Bajenis Ari Miranda, Lurah Durian Dias Nasution, para pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kota Tebing Tinggi, serta jajaran TP PKK dari tingkat kota hingga lingkungan. (Juhairdin Sinaga)












