NasDem Ingatkan Pemkab Langkat Lanjutkan Pembangunan Jalan yang Telah Dijanjikan

Langkat, Instrumentasi.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Langkat Syah Afandin (Ondim) tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada 2 Juli 2026.

Selain Ondim, seorang lainnya dari pihak swasta YQB atau Yaqub turut ditetapkan KPK sebagai tersangka pada konferensi pers, Jumat malam (3/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di Gedung Merah Putih.

Di tengah dinamika pemerintahan itu, Dewan Pakar Partai NasDem Langkat, Sukardi Darmo mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat agar tetap melanjutkan seluruh program pembangunan yang telah dijanjikan kepada masyarakat, terutama perbaikan infrastruktur jalan.

Menurut Sukardi Darmo, proses pembangunan tidak boleh terhenti hanya karena adanya persoalan hukum yang menimpa kepala daerah. Ia menegaskan, kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama.

“Jangan jadikan kasus hukum yang menimpa kepala daerah sebagai alasan menunda pembangunan. Masyarakat sudah terlalu lama menunggu perbaikan jalan yang layak,” ujarnya, Sabtu (4/7/2026).

Sukardi Darmo menyebutkan, sejumlah ruas jalan harus tetap menjadi perhatian pemerintah di antaranya perbaikan jalan penghubung Kecamatan Stabat menuju Kecamatan Secanggang.

Termasuk ruas menuju Kecamatan Wampu, Kecamatan Pematang Jaya, jalan menuju Kecamatan Binjai, Kecamatan Selesai, serta sejumlah ruas lainnya yang telah masuk dalam rencana pembangun.

Mantan anggota DPRD Langkat itu berharap seluruh program perbaikan jalan tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur kebutuhan mendesak yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

“Jangan sampai masyarakat yang sudah menaruh harapan besar kembali kecewa. Pembangunan jalan harus tetap dilaksanakan sesuai dengan komitmen yang telah disampaikan pemerintah,” tegasnya.

Pihaknya juga mengajak seluruh jajaran Pemkab Langkat tetap menjalankan roda pemerintahan secara profesional sehingga pelayanan publik dan pembangunan daerah tetap berlangsung meski di tengah dinamika yang sedang terjadi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *