Bank Masuk Sekolah! 618 Siswa SMP Humbahas Diwajibkan Kenal Rekening Tabungan

Humbahas, Instrumentasi.com —Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan (Humbahas) mempercepat program literasi keuangan melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Pemkab Humbahas mengajak ratusan siswa SMP mengenal dunia perbankan sejak dini, dengan program edukasi pragtis dan berkelanjutan

Tim TPAKD menyelenggarakan kegiatan edukasi keuangan bertema “Membudayakan Menabung Sejak Dini” di UPT SMP Negeri 001 Doloksanggul, Senin (18/05/2026).

Selanjutnya, kegiatan tidak berhenti pada penyampaian materi di kelas. Justru, perwakilan bank turun langsung ke lapangan. Mereka mempraktikkan pembukaan rekening gratis dan menggelar sesi edukasi interaktif agar siswa memahami manfaat menabung secara nyata.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Mariani F. Sinaga, memimpin kegiatan bersama perwakilan Dinas Pendidikan. Selain itu, empat lembaga jasa keuangan turut berkolaborasi, yaitu Bank Mandiri, Bank Sumut, Bank BNI, dan Bank BRI.

Mariani F. Sinaga menegaskan bahwa kebiasaan menabung sejak dini membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab. Ia menjelaskan bahwa kebiasaan tersebut membantu anak merencanakan kebutuhan masa depan dan menghargai hasil usaha sendiri.

“Di tengah perkembangan zaman, anak tidak hanya dituntut cerdas dalam pelajaran, tetapi juga harus mampu mengelola keuangan dengan baik. Menabung merupakan langkah sederhana yang membangun kebiasaan hidup hemat, mandiri, dan bertanggung jawab,” ujar Mariani.

Sebanyak 618 siswa kelas VII dan VIII mengikuti kegiatan dengan antusias. Oleh karena itu, lembaga jasa keuangan memfasilitasi 585 siswa untuk membuka rekening tabungan. Dengan demikian, siswa mulai membiasakan diri menyisihkan uang secara rutin sejak usia sekolah.

Pemkab Humbahas akan melanjutkan program ini di UPT SMPN 014 Sibuntuon Parpea pada 20 Mei 2026 dan di SMP Swasta St. Lusia Doloksanggul pada 21 Mei 2026.

Kepala UPT SMP Negeri 001 Doloksanggul, Seventina Purba, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai program ini menumbuhkan pemahaman tentang pentingnya menabung sekaligus membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab.

Selain memahami pentingnya menabung, para siswa juga mengenal layanan perbankan, manfaat memiliki rekening, serta cara mengelola uang secara bijak.

“Edukasi ini menyiapkan pola pikir generasi muda agar lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan,” kata Seventina.

Dengan demikian, Pemkab Humbahas memperkuat komitmen TPAKD untuk memperluas akses keuangan dan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pengelolaan keuangan sejak dini. (Red/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *