MEDAN, Instrumentasi.com – Secara aklamasi, Sairon Sinaga resmi terpilih sebagai Ketua Umum Parsadaan Pomparan Toga Sinaga Dohot Boru (PPTSB) Sedunia untuk masa bakti 2026–2031 dalam Musyawarah Besar.
Menandai dimulainya kepemimpinan baru, penetapan tersebut menjadi keputusan penting dalam Musyawarah Besar (Mubes) XVI PPTSB Tahun 2026 yang berlangsung pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 di Aryaduta Hotel Medan.
Mengakhiri rangkaian musyawarah, penutupan dan pelantikan pengurus baru dilaksanakan Minggu (1/11/2026) dengan penyampaian pesan penting dari panitia Mubes, Dewan Pembina, serta ketua umum terpilih kepada peserta.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Mubes XVI PPTSB Sedunia, Prof. Jon Pieter Sinaga, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dengan penuh dedikasi.
Selain itu, Prof. Jon Pieter juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama empat hari pelaksanaan terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun penyelenggaraan acara yang berlangsung di Medan tersebut.
Atas nama panitia, Prof. Jon Pieter turut mengucapkan selamat kepada Sairon Sinaga yang telah dipercaya memimpin PPTSB untuk lima tahun mendatang dengan harapan besar.
Menurutnya, kepemimpinan baru harus mampu merangkul seluruh elemen organisasi tanpa membeda-bedakan satu sama lain demi kemajuan bersama.
“Kami berharap Ketua Umum yang baru memiliki komitmen untuk membawa organisasi besar PPTSB ini ke arah yang lebih baik. Tidak boleh ada yang merasa dikecilkan, tetapi seluruh anggota harus dirangkul agar kita dapat mencapai tujuan organisasi,” ungkapnya dengan tegas.
Sementara itu, Dewan Pembina PPTSB, Mangihut Sinaga, S.H., M.H., menyampaikan pesan tegas terkait keberlangsungan organisasi setelah berakhirnya Mubes XVI tersebut dengan penuh harapan.
Ia mengapresiasi kerja keras panitia dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi hingga proses pemilihan Ketua Umum berjalan dengan baik, lancar, dan demokratis.
Namun demikian, menurutnya keberhasilan memilih seorang pemimpin tidak boleh berhenti pada kegiatan Mubes semata, melainkan seluruh anggota harus ikut bertanggung jawab mendukung kepemimpinan baru.
“Saya berpesan, jangan hanya datang untuk menyukseskan seseorang menjadi Ketua Umum. Hal yang lebih penting adalah bagaimana kita bersama-sama bertanggung jawab menyukseskan kepemimpinannya selama lima tahun ke depan,” tegasnya di hadapan peserta.
Lebih lanjut, Mangihut juga mengingatkan bahwa perbedaan pendapat selama Mubes merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang harus disikapi secara dewasa dan bijaksana oleh semua pihak.
Ia meminta seluruh anggota melupakan perbedaan yang terjadi selama proses musyawarah dan kembali membangun kebersamaan demi menjaga keutuhan PPTSB Sedunia secara berkelanjutan.
“Kalau kemarin ada perbedaan pendapat, itu merupakan bagian dari demokrasi. Mulai hari ini, mari kita kembali merajut persaudaraan. Jangan sampai ada tindakan atau sikap yang justru membuat organisasi ini terpecah belah,” pesannya dengan lugas.
Menurutnya, kepengurusan baru harus mampu menghadirkan perubahan nyata melalui program kerja yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh anggota.
Untuk itu, ia meminta Sairon Sinaga segera menggelar rapat perdana pada Januari mendatang, di mana setiap departemen diharapkan memiliki pembagian tugas serta target kerja yang jelas dan terukur.
“Semua departemen harus bekerja. Harus ada perubahan dari kepengurusan sebelumnya menjadi lebih baik. Jangan sampai seseorang dilantik menjadi pengurus, tetapi selama lima tahun tidak menjalankan tugas dan tidak menghasilkan pekerjaan yang nyata,” ujarnya dengan tegas.
Dalam sambutan perdananya, Ketua Umum PPTSB periode 2026-2031, Sairon Sinaga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga PPTSB yang turut mensukseskan pelaksanaan Mubes XVI sehingga dirinya terpilih dan dilantik.
“Dengan kerendahan hati, saya takkan mampu menjalankan tugas berat ini tanpa dukungan seluruh warga PPTSB serta pengurus. Untuk itu, saya dengan segala kerendahan hati, kiranya seluruh warga PPTSB, orang tua kami, para pakar yang memiliki pengetahuan mumpuni serta seluruh pengurus agar saya dibantu serta diberikan nasihat akan mampu menjalankan tampuk kepemimpinan organisasi marga yang besar ini,” ujarnya.
Adapun komposisi personalia Pengurus Pusat PPTSB periode 2026-2031 meliputi Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Dewan Pemangku Adat, Dewan Pakar, Dewan Pengawas, serta Pengurus Harian.
Sebagai Ketua Umum, Sairon Sinaga (Jakarta) didampingi Waketum Radiapoh Sinaga (Batam), Dra. Albertus Sinaga (Jambi) dan Dr. Pontas Sinaga (Jakarta), Sekretaris Umum Dr. Timbul Sinaga (Medan), Bendahara Umum Pandapotan Sinaga (Jakarta), serta dilengkapi departemen organisasi, hukum, pemuda, perempuan, pendidikan, ekonomi, informasi, kerohanian, dan sejarah adat budaya. (*)












