Humbahas, Instrumentasi.com — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doloksanggul dipenuhi oleh warga yang khawatir dengan kondisi siswa SMP N 3 Lintong Nihuta, diduga mengalami keracunan makanan bergizi gratis (MBG).
Lince boru Hutasoit (13) dan Dame Taruli boru Siregar (13) masih berjuang melawan maut setelah mengalami gejala bermerah, lemas, dan sesak napas.
Suasana di RSUD Doloksanggul sangat ramai dengan kehadiran orang tua siswa yang ingin mengetahui kondisi anak-anak mereka, Rabu (01/04/2026)
“Saya sangat khawatir dengan kondisi anak saya, Saya berharap anak saya bisa segera pulih.” Kata Parlindungan, orang tua Lince dengan gugup

Sementara itu, Dame juga mengalami gejala serupa, yaitu lemas dan sesak napas yang membuatnya tidak bisa bergerak.
“Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan anak/cucu saya, Saya hanya berharap anak/cucu saya bisa segera pulih,” tukas Tiani nenek Dame
Dikabarkan, sebanyak 13 orang diduga mengalami keracunan usai menyantap MBG, dan 2 di antaranya masih dirawat di RSUD Doloksanggul dengan kondisi kritis.
Kepala Dinas Pendidikan Humbahas Martahan Panjaitan dan kepala sekolah SMP N3 Nagasaribu Heppy Naibaho belum memberikan komentar terkait kasus ini
Sedangkan, Kepala Dinas Kesehatan P2KB Alexander Gultom belum memberikan komentar tentang kasus ini demikian juga direktur RSUD dr Tiar br Sihombing tidak memberi keterangan
Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib dan diharapkan dapat segera terungkap untuk memastikan keselamatan mastarakat Siwa-siswi Sekolah. (Jon)












