INSTRUMENTASI.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi menggelar doa bersama dan tausiyah menyambut Ramadan 1447 Hijriah, Rabu (18/2/2026).
Selanjutnya, Kalapas, H. Muhammad Arif, mengajak pegawai dan warga binaan introspeksi diri dan tingkatkan keimanan.
Dengan demikian, Ustaz H. Abdul Wahab menekankan pentingnya persiapan spiritual dan sosial dalam menyambut Ramadan.
“Marilah kita jadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan hubungan sosial,” katanya dalam sambutannya.
Selain itu, Ustaz tersebut menjelaskan sejumlah tradisi yang kerap dilakukan masyarakat, seperti mandi berlimau dan ziarah kubur.
Oleh karena itu, tradisi ini menjadi sarana refleksi diri dan pengingat untuk memperbanyak istigfar serta mempererat silaturahmi.
Lantas, Kalapas berharap Ramadan membawa perubahan positif bagi warga binaan.
“Perbanyak istigfar, perkuat silaturahmi, dan siapkan diri agar ibadah kita lebih maksimal,” ujar Ustaz H. Abdul Wahab.
Sementara itu, warga binaan sangat antusias mengikuti kegiatan doa bersama dan tausiyah. Mereka saling bermaafan sebagai simbol menyambut bulan suci dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan.
Dengan adanya kegiatan ini, suasana religius dan semangat perubahan diri dapat terus tumbuh di lingkungan pemasyarakatan. Oleh sebab itu, Kalapas merasa sangat puas dengan antusiasme warga binaan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian di Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi. Lapas rutin menggelar kegiatan seperti ini menjelang hari besar keagamaan.
Akibatnya, warga binaan dapat memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan. Semoga Ramadan membawa berkah dan kebahagiaan bagi semua.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan pengucapan syukur. Seluruh peserta memohon kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 H.
Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi lembaga pemasyarakatan lainnya. Mari kita jadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan hubungan sosial. (**)












