Taput, Instrumentasi.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar Ibadah Doa Bersama bertema “Keselamatan Kabupaten Tapanuli Utara” sebagai wujud penguatan spiritual dan kepedulian bagi warga terdampak bencana.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum penyaluran bantuan yang diberikan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat dari Kecamatan Tarutung dan Siatas Barita di Gedung Kesenian Sopo Partungkoan Tarutung, Jumat (5/12/2025).
Ibadah dipimpin Kabiro Ibadah dan Musik Kantor Pusat HKBP, Pdt. Daniel Napitupulu dengan topik khotbah “Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan” yang diambil dari Mazmur 46:2-3.
Dalam khotbahnya, Pdt. Daniel menekankan pentingnya ketaatan pada firman Tuhan sebagai pedoman menghadapi situasi sulit yang dialami masyarakat.
Ia mengajak warga tetap bijak menjaga lingkungan, menguatkan semangat, serta percaya bahwa Tuhan akan mencurahkan berkat dan kekuatan bagi Tapanuli Utara.
Usai ibadah, Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., didampingi Ketua TP PKK Taput, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, Sekda Henry M. M. Sitompul, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah menyerahkan 50 paket bantuan secara simbolis.
Bantuan tersebut diberikan kepada perwakilan warga Kecamatan Tarutung dan Siatas Barita yang terdampak bencana alam dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan empati dan dukacita mendalam terhadap musibah yang menimpa masyarakat di berbagai wilayah Taput.
Ia memohon agar warga tetap tabah menghadapi ujian, terutama menjelang perayaan Natal yang tinggal menghitung hari.
“Secara umum terdapat lima kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara yang terdampak bencana lalu. Semoga kita semua kuat menghadapi ujian ini, terlebih menjelang Natal,” ujar Bupati.
Bupati menambahkan, setelah masa darurat selesai, pemerintah akan memasuki masa transisi pemulihan agar proses bantuan dapat berjalan lebih efektif.
Panitia penyelenggara menjelaskan bahwa penyerahan bantuan pada kegiatan ini bersifat simbolis dan akan ditindaklanjuti para camat, lurah, dan kepala desa hingga ke rumah-rumah terdampak.
Pemkab Tapanuli Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir, mendampingi, dan memberikan dukungan terbaik bagi masyarakat sampai seluruh proses pemulihan pascabencana tuntas.
Pemerintah juga mengajak warga saling menguatkan serta menjaga solidaritas sosial demi mempercepat pemulihan di Tapanuli Utara. (Bangkit Nababan, SH)












