Taput, Instrumentasi.com — Perayaan Natal Oikumene di Kecamatan Pangaribuan pada Senin (8/12/2025) dihadiri Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Hutabarat. Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh masyarakat memperkuat kebersamaan untuk menghadapi bencana yang tengah melanda wilayah Tapanuli Utara.
Acara berlangsung di Gereja HKBP Pakpahan, Kecamatan Pangaribuan, dengan diikuti unsur pemerintah, tokoh masyarakat, serta jemaat. Bupati hadir bersama Ketua TP PKK, Neny Angelina JTP Hutabarat, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Jonius Hutabarat menegaskan bahwa momentum Natal harus menjadi sumber semangat bagi masyarakat untuk bangkit dari musibah yang terjadi. Ia menyampaikan bahwa setiap warga diberikan kekuatan untuk melewati masa sulit tersebut.
“Biarlah momentum Natal menjadi awal kebersamaan, kolaborasi, dan kepedulian kita semua,” ujarnya.
Bupati juga mengajak masyarakat mendoakan pemerintah yang sedang bekerja menangani dampak bencana alam yang merenggut 34 korban jiwa. Ia mengungkapkan duka mendalam sekaligus meminta dukungan penuh dalam proses pemulihan wilayah terdampak.
“Pemerintah mengajak seluruh masyarakat bersatu menghadapi bencana ini. Kebersamaan adalah kunci bagi kita untuk bangkit,” tambahnya.
Selain penanganan bencana, Bupati menyampaikan harapan agar Kecamatan Pangaribuan semakin berkembang melalui kerja sama antar-ASN, perangkat desa, dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya dedikasi setiap aparatur yang telah dipercaya oleh rakyat.
“Para petugas, kepala desa, dan ASN yang mendapat mandat masyarakat, mari bekerja sungguh-sungguh demi kemajuan Tapanuli Utara. Selamat Natal untuk kita semua,” tutupnya.
Anggota DPRD Tapanuli Utara, Selamat Pakpahan, juga hadir dan menyoroti pentingnya peningkatan sumber daya manusia serta penguatan sektor pertanian di tengah situasi yang menantang. Ia mengingatkan kepala desa memastikan bantuan pertanian tepat sasaran dan mengimbau warga tetap memprioritaskan pendidikan anak.
“Jangan sampai kelompok tani yang membutuhkan justru tidak menerima bantuan. Saat ini kita dipaksa untuk mandiri. Mari kita jaga keluarga kita dan prioritaskan pendidikan anak-anak,” tegasnya.
Camat Pangaribuan, Marhasak Simaremare, turut mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama, khususnya menjelang kedatangan para perantau yang pulang merayakan Natal.
Dalam rangkaian acara, panitia juga menggalang donasi sebagai bentuk solidaritas untuk korban bencana alam di wilayah Tapanuli Raya. Penggalangan ini diharapkan menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dalam menyongsong tahun baru dengan optimisme, said Marhasak. (Bangkit Nababan, SH)












