Taput, instrumentasi.com- Pemerintah Desa (Pemdes) Dolok Martumbur, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), menetapkan prioritas penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2026.
Dalam Musyawarah Desa (Musdes) yang digelar di Ruangan Sekolah, terkuak dana Desa Dolok Martumbur hanya Rp. 250 juta, T.A 2026, Kamis (19/2/2026).
Lantas, Musdes memutuskan 60 persen anggaran untuk Koperasi Merah Putih, sementara Bantuan Langsung Tunai (BLT) dikurangi dari 16 menjadi 8 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, BPD yang dipimpin Ketua Tamrin Rajagukguk, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tenaga kesehatan, pendamping desa, perwakilan kecamatan, dan warga.

Dengan demikian, Kepala Desa Saster Rajagukguk menyampaikan Musdes menjadi forum strategis untuk menentukan arah pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat dan ketentuan penggunaan Dana Desa.
Sementara itu, Perwakilan Camat Muara, Iras Siburian, menekankan bahwa setiap program harus memberi manfaat nyata bagi warga serta dikelola secara transparan.
Dari total Rp250 juta Dana Desa 2026, sebanyak 60 persen dialokasikan untuk Koperasi Merah Putih yang diketuai Parlindungan Aritonang.
Selain itu, BLT tahun 2026 ditetapkan untuk 8 KPM, menurun dari 16 KPM pada tahun 2025.
Selanjutnya, program penanganan stunting menyasar dua anak yang membutuhkan pendampingan kesehatan.

Di sektor pembangunan fisik, perbaikan dan perawatan sarana air minum menjadi prioritas di tiga dusun dengan alokasi Rp100 juta.
Kemudian, kegiatan Posyandu menyasar 13 penerima manfaat yang terdiri dari balita, ibu hamil, dan lansia dengan alokasi Rp200 ribu per orang.
Lalu, program ketahanan pangan dirancang melalui pengadaan bibit jagung bagi 200 kepala keluarga, masing-masing maksimal setengah kilogram.
Pendamping Desa Sampe Silaban menegaskan bahwa perencanaan harus sesuai regulasi agar tepat sasaran.
Akhirnya, kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai komitmen bersama BPD dan Pemdes Dolok Martumbur. (Sopian Chandra Lase)












