Lapas Bagansiapiapi Gelar Skrining Kesehatan Tahanan Baru

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kesehatan warga binaan dengan menggelar kegiatan skrining penyakit menular bagi tahanan baru bekerja sama dengan Puskesmas Bagansiapiapi, Selasa Sepuluh Februari Dua Ribu Dua Puluh Enam (Foto: Dok. Instrumentasi).

INSTRUMENTASI.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi menggelar skrining penyakit menular bagi tahanan baru, bekerja sama dengan Puskesmas Bagansiapiapi.

“Kami ingin memastikan warga binaan mendapat layanan kesehatan yang layak dan penanganan medis cepat,” kata Kepala Lapas, Agus Imam Taufik, Selasa (10/2/2026).

Selanjutnya, tim medis melakukan pemeriksaan HIV, sifilis, dan TBC paru.

“Hasilnya, satu warga binaan ditemukan reaktif sifilis, sedangkan hasil TBC masih menunggu analisis lanjutan,” tambah Agus.

Oleh karena itu, lapas akan melakukan tindak lanjut medis dan pemantauan hasil skrining.

“Kesehatan warga binaan jadi prioritas kami,” tegas Agus.

Selain itu, lapas melaksanakan skrining kesehatan secara rutin untuk memenuhi hak dasar warga binaan.

“Kami berupaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan humanis,” kata Agus.

Dengan demikian, lapas berkomitmen meningkatkan kerja sama dengan fasilitas kesehatan setempat.

“Dengan demikian, pelayanan kesehatan optimal bagi warga binaan dapat terwujud,” ujar Agus.

Lapas juga menekankan pentingnya pencegahan penyebaran penyakit menular di lingkungan lapas.

“Deteksi dini penyakit menular sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit,” tambah Agus.

Selanjutnya, lapas berkomitmen meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga binaan.

“Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” kata Agus.

Akhirnya, lapas berharap dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan humanis.

“Pihak lapas juga akan terus berupaya meningkatkan kesadaran warga binaan tentang pentingnya kesehatan dan pencegahan penyakit,” ujar Agus.

Lapas juga akan terus melakukan evaluasi dan pemantauan hasil skrining kesehatan.

“Hal ini untuk memastikan warga binaan mendapatkan penanganan yang tepat dan efektif,” kata Agus.

Selain itu, lapas akan terus bekerja sama dengan fasilitas kesehatan setempat.

“Dengan demikian, warga binaan dapat mendapatkan layanan kesehatan yang optimal,” tambah Agus.

Lapas berterima kasih kepada Puskesmas Bagansiapiapi atas kerja sama yang baik.

“Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan,” ujar Agus.

Dengan kerja sama ini, lapas dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan aman.

“Pihak lapas juga akan terus berupaya meningkatkan kualitas hidup warga binaan,” kata Agus.

Lapas berharap warga binaan dapat memahami pentingnya kesehatan dan pencegahan penyakit.

“Dengan demikian, warga binaan dapat hidup sehat dan produktif,” tambah Agus.

Lapas akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga binaan.

“Kami berkomitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan humanis,”tuakas Agus.

Selanjutnya, lapas juga akan meningkatkan kesadaran warga binaan tentang pentingnya kesehatan dan pencegahan penyakit.

“Dengan demikian, warga binaan dapat hidup sehat dan produktif,” kata Agus.

Dengan upaya ini, lapas berharap dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih baik.

“Kami berkomitmen meningkatkan kualitas hidup warga binaan,”pungkas Agus. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *