Bupati Taput Tekankan Sinergi Pemerintah dan Gereja dalam Pembangunan SDM

Taput, Instrumentasi.com — Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan gereja dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM), saat menghadiri ibadah penyerahan hibah gedung pertemuan, kantor wilayah, mess, rumah Pareses HKI Silindung II Pangaribuan, serta Gereja HKI Munson Lyman di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Sipoholon, Kamis (2/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat itu digelar di Kompleks Perumahan Fatimah Regency dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, pendeta, serta pimpinan perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi kedermawanan keluarga besar Fatimah Hutabarat dan para donatur lahan yang dinilai telah berkontribusi nyata dalam mendukung peran gereja untuk pembangunan daerah.

Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan gereja dalam membangun Tapanuli Utara.

Ia menegaskan, pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan nilai keagamaan agar menghasilkan masyarakat yang berkarakter.

Bupati juga menyoroti pentingnya peningkatan SDM melalui jalur pendidikan yang melibatkan gereja sebagai mitra strategis.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, lanjutnya, berkomitmen mendukung generasi muda, termasuk melalui pemberian insentif bagi guru sekolah minggu.

“Pemerintah harus hadir di tengah jemaat, khususnya dalam memastikan anak-anak mendapatkan akses pendidikan yang layak,” ujarnya.

Sementara itu, Fatimah Hutabarat selaku pemberi hibah menyampaikan bahwa pembangunan tersebut dilandasi rasa syukur dan keinginan untuk memperlancar pelayanan jemaat HKI.

Ia juga mengingatkan pentingnya mengenang jasa misionaris Munson dan Lyman dalam membawa perubahan iman bagi masyarakat Batak.

Hibah tersebut diterima Ephorus HKI Pdt Dr Tony L Hutagalung didampingi Sekretaris Jenderal HKI Pdt Dormen Pasaribu.

Dalam kesempatan itu, Fatimah Hutabarat menghibahkan bangunan seluas hampir 1.000 meter persegi dengan nilai sekitar Rp2,4 miliar.

Selain itu, keluarga Lumbantobing dan Boru Pasaribu turut menghibahkan lahan untuk pembangunan Gereja HKI di Lobu Pining, Kecamatan Adian Koting. (Bangkit Nababan,SH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *