Polres Humbahas : Selidiki Kasus Keracunan MBG Puluhan Pelajar, Satu Guru

Ilustrasi
Foto: Ilustrasi

Humbahas, Instrumentasi.com — Polres Humbahas menyelidiki kasus keracunan makanan bergizi gratis (MBG) yang menimpa 18 orang, termasuk 17 pelajar dan satu guru di Kecamatan Lintongnihuta.

Mereka mengalami gejala pusing, lemas, dan sesak setelah menyantap menu ikan dencis dan sayuran pada Rabu, (01/04/2026).

Kasi Humas Polres Humbahas, Bripka Jafar Simanjuntak, mengatakan bahwa tim dari satuan reskrim telah turun ke lapangan untuk menelusuri kejadian tersebut.

Pihak kepolisian telah melakukan interogasi terhadap sejumlah pihak, termasuk siswa, orang tua, Kepala SPPG Holong Ondolan Nagasaribu, serta ahli gizi.

Polres Humbahas masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dan muntahan siswa yang sedang ditangani oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Humbahas,” kata Jafar.

Pihak kepolisian juga masih menunggu keputusan dari Badan Gizi Nasional (BGN) sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

Daftar korban keracunan MBG:
– Elisa simarmata, 17 tahun
– Anisa Tumanggor, 18 tahun
– Suhardi Lumbantoruan, 18 tahun
– Bungaria Lumbantoruan, 16 tahun
– Rini Nababan, 19 tahun
– Melva sitinjak, 46 tahun (guru)
– Messi Lumban Toruan, 11 tahun
– Philip Sianturi, 13 tahun
– Mona Siburian, 14 tahun
– Rere Rivaldo Hutasoit, 14 tahun
– Selviana Purba, 14 tahun
– Edison Situmorang, 13 tahun
– Reza Nababan, 13 tahun
– Astron Lumban Toruan, 13 tahun
– Ririn Sihombing, 13 tahun
– Riska Pohan, 13 tahun
– Dame Siregar, 13 tahun
– Lince Hutasoit, 13 tahun

Kasus keracunan makanan ini merupakan yang pertama kali terjadi di Kabupaten Humbahas, dan telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. (Jon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *