HKBP Salurkan Santunan Tunai bagi Jemaat Terdampak Bencana di Sampetua dan Batu Nagodang Siatas

Humbahas, Instrumentasi.com– Kantor Pusat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) menyalurkan santunan berupa uang tunai kepada jemaat yang terdampak bencana alam di Desa Sampetua dan Desa Batu Nagodang Siatas, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas)

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial gereja terhadap jemaat yang mengalami kesulitan akibat bencana alam.

Penyerahan santunan dilaksanakan, Selasa (21/1/ 2026) bertempat di Gereja HKBP Sampetua, Resort Onan Ganjang.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui Praeses HKBP Distrik III Humbang, Pendeta Robinsarhot Lumban Gaol, STh.

Dalam kegiatan tersebut, Praeses didampingi oleh Sekretaris Distrik III Humbang, Pendeta Rahmat Sianturi, SGT, bersama tim dari Distrik III Humbang.

Hadir pula Pendeta Resort Onan Ganjang, Pdt. Situmorang, yang turut mendampingi dan mendukung kelancaran kegiatan penyaluran bantuan.

Sebelum santunan diserahkan, Praeses HKBP Distrik III Humbang menyampaikan pesan-pesan moral kepada jemaat yang hadir.

Pesan tersebut menekankan pentingnya keteguhan iman, semangat kebersamaan, dan saling menguatkan dalam menghadapi cobaan akibat bencana alam.

Selain pesan moral, Praeses juga memimpin doa bersama bagi seluruh jemaat HKBP yang terdampak bencana.

Doa dipanjatkan agar jemaat diberikan kekuatan, kesehatan, serta pemulihan kondisi pascabencana.

Bantuan yang diserahkan berupa santunan uang tunai kepada jemaat terdampak di kedua desa tersebut.

Santunan tersebut diperuntukkan bagi jemaat HKBP di Desa Sampetua dan Desa Batu Nagodang Siatas.Jumlah penerima manfaat dari bantuan mencapai sekitar 100 kepala keluarga.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi jemaat dalam memenuhi kebutuhan dasar pascabencana, ujar Pendeta Rahmat Sianturi.

HKBP melalui Distrik III Humbang menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi jemaat, baik dalam pelayanan rohani maupun dalam aksi kemanusiaan di tengah situasi darurat. (Jasa Sebastian Simanulang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *